Bahaya Menggunakan Produk Penumbuh Jenggot dan Kumis


Bahaya Menggunakan Produk Penumbuh Jenggot dan Kumis

Bahaya Produk Penumbuh Jenggot dan Kumis – Akhir-akhir ini rambut pada wajah atau jenggot tengah menjadi tren dikalangan kaum Pria. Pria yang memiliki kumis atau jenggot yang terawat bisa membuat penampilan seseorang itu menjadi lebih ‘Macho’.

Maka dari itu tak heran bila dikalangan pria dewasa ataupun remaja banyak yang menumbuhkan atau melebatkan kumis dan jenggot dengan berbagai macam produk penumbuh rambut atau dengan cara lainnya.

Bahaya Produk Penumbuh Jenggot dan Kumis

Manfaat Besar Memelihara Jenggot Dan Kumis

Baca Juga :

Tahukah anda pria menumbuhkan rambut menggunakan produk-produk sembarangan pada bagian jenggot dan kumis dianggap bisa membawa kuman dan penyakit pada wajah.

Apakah hal ini benar demikian?

Berbagai Jenis Bakteri Ternyata Ada di Wajah

Sebenarnya pada kulit manusia terdapat banyak sekali jenis bakteri, tapi, sebagian jenis bakteri ini tidak akan atau tidak dapat menimbulkan penyakit. Bakteri seperti ini sering juga disebut dengan jenis bakteri flora normal, dan tentunya sebagian bakteri dapat menimbulkan penyakit.

Keseimbangan bakteri flora normal pada kulit sangatlah penting, karena bakteri jenis flora normal dapat mencegah pertumbuhan bakteri jahat. Akan tetapi dalam keadaan tertentu jika pertumbuhan bakteri Flora normal melebihi batas normal, bakteri ini juga dapat menyebabkan penyakit.

Salah satu tempat terjadinya pertumbuhan bakteri adalah di wajah, jadi wajar saja jika orang yang berprofesi di bidang medis, industri makanan, dan pekerjaan lainnya yang memerlukan sentuhan langsung pada manusia diharapkan untuk menjaga kesehatan dan kebersihan wajahnya.

Belum banyak penelitian yang membuktikan bahwa, kumis dan jenggot dianggap sebagai salah satu media yang mendukung pertumbuhan bakteri pada wajah, sehingga dapat menyebabkan terjadinya infeksi bakteri yang dapat menjangkit orang lain. Tapi bagi sebagian orang menumbuhkan jenggot atau kumis beresiko seperti itu.

Penelitian Bakteri Pada Wajah

Sebuah hasil berbeda didapat pada penelitian tentang bakteri pada wajah yang dilakukan di salah satu rumah sakit di Amerika. Penelitian ini diantaranya melibatkan 408 pekerja rumah sakit.
Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pertumbuhan kuman pada pekerja yang menumbuhkan kumis atau jenggot mereka.

Hasilnya, secara umum pertumbuhan bakteri sama banyaknya pada pria yang memiliki rambut wajah maupun yang mencukur. Namun, bakteri yang dapat menimbulkan infeksi saluran napas dan kulit (S. Aureus dan MRSA) ternyata lebih banyak tumbuh pada wajah pekerja rumah sakit yang mencukur rambut wajahnya. Hal ini diduga timbul akibat luka kecil yang kerap terjadi setelah mencukur, sehingga dapat memicu pertumbuhan bakteri.

Di sisi lain, ada sebuah penelitian di Turki yang memeriksa pertumbuhan kuman dari hidung pria yang berkumis dan tidak berkumis. Penelitian ini dilakukan pada masyarakat umum. Sebanyak 118 pria yang berkumis dibandingkan dengan 123 pria yang tidak berkumis. Hasilnya menunjukkan pertumbuhan bakteri S. Aureus sama banyaknya pada kedua kelompok tersebut. Hasil ini tampak berbeda dengan penelitian yang disebutkan sebelumnya di atas.

Perbedaan ini dapat disebabkan oleh perbedaan lokasi dan peserta penelitian. Penelitian sebelumnya dilakukan pada pekerja rumah sakit, sementara penelitian ini dilakukan pada masyarakat umum.

Karena masih minimnya penelitian tentang hal ini, maka belum bisa dipastikan apakah pria dengan rambut pada wajah ataukah pria yang bercukur yang memiliki jumlah bakteri lebih banyak pada wajahnya?. Oleh karena itu, penelitian lain masih diperlukan untuk membuktikannya.

Namun demikian, jika Anda memutuskan untuk memiliki rambut wajah, maka pastikan Anda merawat kebersihannya dengan baik untuk mencegah pertumbuhan kuman.

Sebaliknya, jika Anda memutuskan untuk mencukur rambut wajah Anda, pastikan Anda meminimalkan luka saat mencukur dengan cara membasahi rambut wajah sebelum bercukur, menggunakan foam, menggunakan alat pencukur yang tajam, serta mencukur dengan hati-hati.

Demikian artikel mengenai Bahaya Menggunakan Produk Penumbuh Jenggot dan Kumis, semoga bermanfaat.

Lihat Juga :
Obat Jerawat Alami Paling Ampuh Adalah Jeruk Nipis | Hiban Amrulloh | 4.5